>Studi Banding Mocaf Cassava Direktur Pengembangan Usaha Kementrian Nakertrans

>

Gaung keberhasilan pengembangan pengolahan ketela pohon untuk tepung mocaf cassava ternyata menarik banyak pihak untuk belajar lebih lanjut ke Trenggalek. Sejak beberapa waktu yang lalu daerah-daerah seakan datang silih berganti untuk belajar keberhasilan ini dan nantinya akan diterapkan di daerahnya masing-masing. Dalam kemasan studi banding, beberapa daerah, lembaga-lembaga, kalangan akademisi maupun organisasi kemasyarakatan menimba keberhasilan Kabupaten Trenggalek dalam memberdayakan hasil panen ketela pohon yang akhirnya dapat meningkatkan pendapatan masyarakat.
Salah satu lembaga yang mengadakan studi banding keberhasilan ini adalah dari Direktorat Pembinaan Pengembangan Masyarakat dan Kawasan Transmigrasi Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Bertempat di Gedung Bhawarasa pada tanggal 18 Pebruari 2011 rombongan diterima oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Sosial (Nakertransos) Ir. Suryaatmaja Wisnubrata mewakili Bupati Trenggalek.
Rombongan dipimpin oleh Direktur Pengembangan Usaha Drs. Subari Fadhil, MM untuk selanjutnya mendengarkan paparan keberhasilan pengembangan mocaf cassava dari Direktur PT Bangkit Cassava Mandiri, Ir. Cahyo Handriadi dan selanjutnya melakukan peninjauan lapangan. Hadir dalam kesempatan tersebut dari instansi terkait antara lain Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan (Perhutbun) dan Dinas Koperasi, Perindustrian, Perdagangan, Pertambangan dan Energi (Koperindagtamben).
Bupati Trenggalek dalam sambutan tertulis yang dibacakan oleh kepala Dinas Nakertransos Ir. Suryaatmaja WB, menyatakan bahwa kehormatan tersendiri bagi Kabupaten Trenggalek mendapat kunjungan dalam rangka studi banding ini. Dengan harapan bahwa dari hasil kunjungan studi banding tersebut nantinya dapat bermanfaat setelah diterapkan untuk masyarakat yang lebih luas.
Sementara itu Drs. Subari Fadhil, MM dalam sekapur sirihnya mengatakan bahwa dari hasil stusi banding di Kabupaten Trenggalek ini nantinya akan diterapkan di daerah Transmigrasi sesuai dengan program yang dilaksanakan oleh Kementrian Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Kondisi daerah Transmigrasi sangat berpeluang luas untuk mengembangan olahan ketela pohon menjadi tepung mocaf cassava. Hal ini sesuai dengan program pemerintah bahwa transmigrasi bukan hanya sekedar memindahkan penduduk ke daerah baru, namun lebih dari itu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara luas.(#ags)
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s