>28 Orang Mendapatkan Bantuan Tangan dan Kaki Palsu

>

Coffe Morning hari Jumat yang merupakan agenda rutin pertemuan Bupati dengan para pejabat di lingkup Pemerintah Kabupaten Trenggalek setelah senam pagi, pada hari Jumat tanggal 4 Januari 2011 terasa berbeda. Pasalnya, Pemkab Trenggalek kedatangan tamu dari Yayasan Peduli Tuna Daksa yang berkantor pusat di kawasan Sunter Jakarta Utara bertempat di Pendopo. Yayasan ini bekerja sama dengan Pemkab Trenggalek dan Yayasan Fajar Sejati Trenggalek untuk memberikan bantuan kaki dan tangan palsu gratis kepada penderita tuna daksa yang ada di Kabupaten Trenggalek. Yayasan Fajar Sejati Trenggalek adalah yayasan yang didirikan oleh beberapa penderita tuna daksa di Trenggalek guna membantu para penderita tuna daksa lainnya. Hadir dalam acara ini Bupati, Wakil Bupati, seluruh pejabat lingkup Pemkab Trenggalek beserta istri dan penderita tuna daksa yang akan mendapat bantuan sebanyak 28 orang.
Menurut Petugas Humas dari Yayasan Tuna Daksa, Sri Agustini, Yayasan Peduli Tuna Daksa merupakan Divisi dari Yayasan Sadhu Vaswani dari India yang telah bergerak selama 16 tahun di bidang keagamaan. Selain itu dijelaskan bahwa Yayasan Peduli Tuna Daksa baru berdiri 4 tahun yang lalu, namun dalam waktu singkat ini telah menerima penghargaan dari MURI yaitu sebagai yayasan dengan produksi kaki dan tangan palsu terbanyak yang saat ini telah memproduksi sebanyak 3.753 buah.
Lebih lanjut wanita yang juga menggunakan bantuan kaki palsu karena disebabkan penyakit polio ini menjelaskan bahwa tangan dan kaki palsu akan diberikan secara gratis dengan catatan penderita harus datang sendiri ke Kantor Pusat di Jakarta Utara atau yayasan diundang dan difasilitasi oleh Pemerintah Daerah seperti sekarang ini. Sri Agustiani juga memberikan apresiasi kepada Pemkab Trenggalek yang telah peduli dan memperhatikan penderita tuna daksa. Pada akhir sambutannya, Sri Agustini berpesan kepada teman-teman penderita tuna daksa untuk tidak menjadikan kecacatan sebagai hambatan namun justru sebagai pemicu untuk terus berkarya.
Bupati Trenggalek, Dr. Ir. Mulyadi WR., MMT dalam sambutannya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada Yayasan Peduli Tuna Daksa yang telah memberikan bantuan tangan dan kaki palsu kepada masyarakat Trenggalek. Ke depan Bupati mengaharapkan agar Yayasan Peduli Tuna Daksa berkenan untuk sharing dalam membantu penderita tuna daksa di Kabupaten Trenggalek yang belum mendapatkan penanganan.
Disamping itu, Bupati mengharapkan agar ke depan tidak ada tambahan lagi penderita tuna daksa akibat kecelakaan lalu lintas. Sehingga tinggal penderita lama saja yang mendapatkan perlu bantuan. Bupati juga menghimbau kepada anggota Korpri di Kabupaten Trenggalek untuk menyisihkan sebagian rizkinya untuk membantu penderita tuna daksa

Terkait cukup tingginya tingkat kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Trenggalek sehingga berpeluang mengakibatkan tuna daksa baru, padahal Kabupaten Trenggalek termasuk yang relatif sepi lalu lintasnya, menurut Bupati hal tersebut karena kurang disiplinnya masyarakat dalam berlalu lintas, diantaranya kurang dipatuhinya rambu-rambu lalu lintas. Sehingga, ke depan perlu dilakukan pembinaan secara intensif kepada masyarakat tentang Peraturan Lalu Lintas bekerja sama dengan Polres Trenggalek, lanjut Bupati [#].

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s