>Bupati Trenggalek Adakan Rapat Kerja Dengan Pejabat Lingkup Dinas Pendidikan

>

Bupati bersama Asisten Administrasi Umum, Kepala Dinas Pendapatan, Pengelola Keuangan dan Aset Daerah, dan Staf Ahli Bupati bidang Kemasyarakatan dan SDM mengadakan rapat kerja dengan Pejabat di lingkup Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek. Rapat kerja tersebut dilaksanakan di Aula Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek pada hari Rabu, 02 Pebruari 2011.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Trenggalek, Drs. Kusprigianto, MM menyatakan bahwa peserta rapat kerja tersebut berjumlah 120 orang terdiri dari Pejabat struktural lingkup Dinas Pendidikan, Pengawas sekolah, Kepala Unit Dinas Pendidikan Kecamatan se-Kabupaten Trenggalek dan Kepala SMPN se-Kabupaten Trenggalek.
Dalam sambutannya Bupati Trenggalek, DR, Ir. H. Mulyadi WR, MMT menyatakan bahwa pendidikan di Kabupaten Trenggalek secara rata-rata masih belum bagus, ada yang sudah maju namun ada yang belum. Oleh karena itu  Bupati  minta  agar pejabat di jajaran Dinas Pendidikan  memberikan perhatian yang lebih kepada sekolah-sekolah  yang belum maju.
Bupati Trenggalek juga menegaskan kepada para pejabat di lingkup Dinas Pendidikan agar dalam rotasi kepala sekolah maupun staf supaya tidak ada pungutan-pungutan yang tidak perlu. Kalau masih ditemukan hal-hal seperti itu, Bupati minta agar segera dilaporkan kepadanya, sehingga bisa segera ditangani. Dalam penempatan pejabat, Bupati ingin bersikap  se-objektif mungkin, disesuaikan dengan potensi dan kemampuannya.
Selain itu, Bupati memberikan peluang kepada pejabat lingkup Dinas Pendidikan maupun guru untuk memberikan saran dan masukan demi kemajuan pendidikan di Kabupaten Trenggalek. 
Selanjutnya, Kepada para guru yang telah bersertifikasi, Bupati mengingatkan bahwa tujuan utama sertifikasi bukan hanya untuk meningkatkan kesejahteraan para guru semata, tetapi yang lebih penting adalah untuk meningkatkan mutu pendidikan. Oleh karena itu Bupati mengkritik para guru yang telah menerima sertifikasi tetapi belum dapat memberikan peran  untuk meningkatkan mutu  pendidikan di lingkungannya.
Dalam kesempatan tersebut Bupati juga  menyatakan bahwa pada tahun 2011 ini, anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) sudah didaerahkan, jadi sudah masuk APBD Kabupaten Trenggalek. Oleh karena itu, Bupati berharap kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kepala DPPKAD untk mengadakan pelatihan kepada pengelola BOS  agar tidak bermasalah dikemudian hari. Selain itu, pengelola BOS harus tertib pelaksanaan dan administrasi, karena  BOS ini akan banyak mendapatkan pengawasan, baik internal maupun eksternal. Sedangkan total Alokasi dana BOS untuk Kabupaten Trenggalek sebesar Rp. 36.082.974.000,- terdiri dari alokasi dana BOS SD/SDLB sejumlah Rp. 21.490.404.000,- dan untuk SMP/SMPLB/Satap sejumlah Rp. 14.592.570.000,-
Sebelum mengakhiri sambutannya, Bupati Trenggalek memperkenalkan motto dalam melaksanakan APBD tahun 2011 yakni “Kita Tidak Boleh Gagal”. Kemudian acara dilanjutkan dengan dialog antara Bupati Trenggalek dengan peserta rapat kerja.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s