>WAKIL BUPATI BUKA RAKOR DISTRIBUSI PUPUK BERSUBSIDI

>

Peranan pupuk dalam upaya peningkatan produksi pertanian adalah sebagai sarana produksi yang sangat strategis. Oleh karena itu, Pemerintah Kabupaten Trenggalek mengadakan Rapat Koordinasi Distribusi Pupuk Bersubsidi pada hari Kamis, 16 Desember 2010 bertempat diPendopo Kabupaten Trenggalek. Rapat Koordinasi ini dibuka oleh Wakil Bupati Trenggalek, Kholiq, SH, M.Si dan dihadiri oleh Ketua dan Anggota komisi Pengwas Pupuk dan Pestisida Kab. Trenggalek, Koordinator Penyuluh Kecamatan, Mantri Tani dan Petugas pengendali organisme pengganggu tanaman se-Kab. Trenggalek, Perwakilan Produsen Pupuk Petro Kimia Gresik dan PT. Pupuk Kaltim, Distributor dan Kios Pupuk serta Pengurus Kelompok Tani dan Gapoktan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Trenggalek mengatakan bahwa sektor pertanian adalah salah satu sektor riil yang menjadi penyelamat di masa krisis ekonomi dan telah cukup berhasil dalam menyediakan kebutuhan pangan, penciptaan lapangan kerja dan peningkatan devisa Negara.
Melalui program revitalisasi pertanian dan pedesaan yang telah dicanangkan oleh Presiden RI pada bulan Juni2005, diharapkan peran pertanian semakin meningkat di masa mendatang terutama dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat pedesaan yang dicerminkan dari peningkatan pendapatan dan produktivitas pekerja di sektor pertanian, lanjutnya.
Untuk mendukung hal tersebut, pemerintah setiap tahun memberikan subsidi pupuk kepada petani melalui pabrik pupuk. Penyediaan pupuk di tingkat petani diusahakan memenuhi azas enam tepat yaitu tepat jumlah, jenis, waktu, tempat, mutu dan tepat harga.
Pada tahun 2010 ini, distribusi pupuk di Kabupaten Trenggalek dinyatakan lancar, tetapi penyerapan pupuk organic masih rendah. Oleh karena itu, Wakil Bupati mengajak petani untuk tidak selalu megandalkan pupuk pabrikan dengan kembali menggalakkan penggunaan pupuk organic yang telah lama ditinggalkan. Dengan pupuk organic, selain mampu menyediakan unsure hara yang dibutuhkan tanaman juga sangat bermanfaat dalam memperbaiki struktur tanah. Karena dari hasil kajian, kondisi lahan pertanian di Kabupaten Trenggalek telah mengalami krisis unsure organic, yakni rata-rata tinggal 2%.
Dalam hal ini, pemerintah kabupaten Trenggalek melalui Dinas Pertanian, Kehutanan dan Perkebunan telah memberikan pelatihan dan bantuan peralatan pengolah pupuk organic kepada kelompok tani dengan harapan petani dapat memproduksi pupuk organic lebih berkualitas.
Perubahan cuaca akibat pemanasan global saat ini juga perlu mendapatkan perhatian lebih. Karena hujan dan banjir bisa terjadi sewaktu-waktu sehingga akan merusak pertanaman petani. Hal ini juga mempengaruhi perencanaan pupuk. Walaupun demikkian, pada tahun 2012 nanti, Pemerintah tetap akan memperbanyak stok pupuk organic demikian juga dengan pupuk majemuk.
Pada tahun 2011, setiap desa akan dibuka satu kios yang akan menjual pupuk secara komplit. Karena pada tahun sebelumnya satu kios pupuk hanya menyediakan satu jenis pupuk saja. Sedangkan Gapoktan dan Kelompok Tani juga diberi kesempatan sebagai pengecer pupuk bersubsidi sesuai dengan syarat yang telah ditentukan.
This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s