>BUPATI TRENGGALEK BUKA LOMBA PANAHAN TRADISIONAL

>

Usai membuka Pameran Bonsai, Tanaman Hias dan Pusaka pada tanggal 1 Agustus 2010, masih dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun Proklamasi Kemerdekaan ke-65 Republik Indonesia dan Hari Jadi Trenggalek yang  ke-816 Tahun 2010, Bupati Trenggalek, H. Soeharto dengan didampingi para Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah [SKPD] Kabupaten Trenggalek yang berbusana tradisional Jawa, baju sorjan, celana hitam longgar, memakai blangkon atau udeng, membuka Lomba Panahan Tradisional bertempat di Lapangan Sumbergedong. Bupati dan para Kepala SKPD tersebut berangkat dari Pendopo menuju Lapangan Sumbergedong dengan mengendarai sepeda onthel.
Menurut laporan Ketua Panitia Lomba Panahan Tradisional, Drs. Puji Purwandi, MM, peserta lomba yang terdaftar sebanyak 105 orang, berasal dari Kabupaten Trenggalek maupun dari luar Kabupaten Trenggalek. Para peserta panahan beserta banyon [petugas pengambil anak panah] diwajibkan memakai pakaian tradisional, berupa beskap, wayang pakaian jaranan dan sejenisnya. Untuk peserta panahan, melalui lomba ini  akan dipilih Juara I, II dan III serta Juara Harapan I, II dan III dan kepada mereka telah disiapkan hadiah. Begitu juga untuk banyon, juga akan dipilih Juara I, II dan III dengan kriteria keunikan pakaian yang dikenakan dan kelucuan tingkah polah mereka ketika mengambil anak panah. Untuk banyon yang terpilih juga disediakan hadiah.
Bupati Trenggalek, H. Soeharto dalam kata sambutannya mengharapkan agar ke depan Lomba Panahan Tradisional tetap dilaksanakan, karena selain sebagai media pemersatu bagi para penggemar panahan di Kabupaten Trenggalek dan sekitarnya, lomba ini juga sebagai media rekreasi dengan tetap mengedepankan upaya pelestarian nilai-nilai budaya tradisional maupun kearifan lokal yang mulai terkikis. Selain itu, ke depan Komite Olah Raga Nasional Indonesia [Koni] Cabang  Trenggalek  diminta untuk terlibat dalam lomba panahan ini, sehingga dapat melakukan pembinaan dengan harapan suatu saat akan muncul atlit panahan berprestasi dari Kabupaten Trenggalek.

Lomba panahan tradisional secara resmi dibuka ditandai dengan  memanah sasaran/target  berupa balon  oleh Bupati dan Wakil Bupati Trenggalek [ys]#.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s