>Kabupaten Trenggalek Terima Kunjungan Kerja Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara

>

Setelah menerima banyak apresiasi dari berbagai wilayah di Indonesia tentang keberhasilan Trenggalek dalam mengolah ketela menjadi sebuah produk pangan alternatif yang cukup menjanjikan , Trenggalek kembali menerima kunjungan kerja Komisi B DPRD provinsi Sumatera Utara guna menimba ilmu tentang cassava.

Secara resmi rombongan yang terdiri dari 24 orang tersebut diterima oleh Wakil Bupati Trenggalek Mahsun Ismail, Sag (10/6) bertempat di gedung Bhawarasa. Dalam kesempatan itu, ketua rombongan Mohammad Natsir, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara, menyatakan keinginan Provinsi Sumatera Utara untuk belajar tentang inovasi yang dilakukan Kabupaten Trenggalek bagaimana mengelola tepung cassava sehingga menjadi produk unggulan.

Kepala Pertahutbun Kabupaten Trenggalek, Ir. Joko Surono, dalam kesempatan itu ikut mempresentasikan tentang seluk beluk cassava yang mulai dikembangkan di Trenggalek sejak tahun 2006 itu. Menurut paparan Ir. Joko Surono saat ini telah berdiri beberapa cluster yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Trenggalek. Cluster itu nantinya, ungkapnya, akan berperan dalam mengubah ketela pohon menjadi chip yang pada akhirnya akan diolah menjadi tepung cassava.

Lanjutnya, salah satu kunci sukses pengembangan mocaf adalah menggunakan konsep ABG, yaitu dengan melibatkan Akademisi, Bisnis, dan Government (Pemerintah). Dengan melibatkan pihak-pihak tersebut diharapkan manfaat yang diperoleh dapat optimal.

Selanjutnya, dalam sambutannya Wakil Bupati Trenggalek Mahsun Ismail, Sag menjelaskan tentang potensi Trenggalek dalam memproduksi gaplek yang selanjutnya diolah menjadi mocaf dan bisa meningkatkan taraf hidup para petani di Trenggalek. Perlu diketahui, terkait dengan tepung cassava Kabupaten Trenggalek telah berhasil meraih beberapa prestasi yang membanggakan diantaranya berhasil meraih juara I International Food Expo 2008 dalam rangka Hari Pangan Sedunia Tahun 2008 yang diselenggarakan di Bandung. Serta berhasil mempertahankan juara I yang diraih pada tahun sebelumnya yang diselengarakan di Prambanan, Yogyakarta, 12-15 Oktober 2009, dengan mengusung tema “Siapa Takut Tanpa Beras”.

Usai ramah tamah, rombongan dari komisi B DPRD Provinsi Sumatera Utara tersebut melanjutkan kunjungan ke PT Bangkit Cassava Mandiri yang terletak di Desa Kerjo kecamatan Karangan untuk meninjau secara langsung proses pengolahan Cassava.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s