>RAKOR PELAKSANAAN PROGRAM RENOVASI 10.000 RUMAH TIDAK LAYAK HUNI

>

Sebagai tindak lanjut rapat dengan Gubernur Jawa Timur pada tanggal 13 April 2009, yang membahas rencana Pelaksanaan Program Renovasi 10.000 (sepuluh ribu) unit Rumah Tidak Layak Huni di 10 (sepuluh) kabupaten di Jawa Timur, Pemerintah Kabupaten Trenggalek menyelenggarakan Rapat Koordinasi Pelaksanaan Program Renovasi 10.000 rumah tidak layak huni di Kabupaten Trenggalek, bertempat di Pendopo Agung Kabupaten Trenggalek, Rabu 6 Mei 2009.

Rapat Koordinasi yang dipimpin langsung oleh Bupati Trenggalek, H. Soeharto ini diikuti oleh Komandan Kodim 0806 Trenggalek, Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Pemkab Trenggalek, Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Trenggalek.

Sekretaris Daerah Kabupaten Trenggalek, Ir. Cipto Wiyono, M.Si, melaporkan bahwa berdasarkan rapat konsolidasi persiapan pelaksanaan di Bappeda Jawa Timur tanggal 4 Mei 2009, upacara launching wilayah selatan yang meliputi Kabupaten Pacitan dan Kabupaten Trenggalek akan dipusatkan di Kabupaten Trenggalek pada tanggal 7 Mei 20009.

Ir. Cipto Wiyono, M.Si, melaprkan pula bahwa tujuan diselenggarakannya rapat koordinasi ini adalah untuk menyatukan pemahaman serta mendapatkan informasi yang detail di lapangan dari Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Trenggalek, sehingga pelaksanaan renovasi rumah tidak layak huni dapat berjalan dengan baik.

Bupati Trenggalek, H. Soeharto, dalam sambutannya menyampaikan bahwa di Kabupaten Trenggalek akan rumah yang akan direnovasi mencapai 1.000 (seribu) unit, dengan rata-rata setiap desa terdapat 6 rumah yang akan direnovasi. Untuk meronavasi 1.000 (seribu) rumah tersebut dianggarkan biaya sebesar Rp 5 M.

Akhirnya, Bupati mengajak kepada semua pihak untuk mendukung dan mensukseskan pelaksanaan program renovasi rumah, yang merupakan program kerakyatan untuk membantu masyarakat yang kurang mampu.

Program renovasi 10.000 (sepuluh ribu) unit rumah tidak layak huni di 10 (sepuluh) Kabupaten di Jawa Timur merupakan salah satu realisasi janji program kerja 100 hari Gubernur Jawa Timur. Rumah-rumah yang akan direnovasi tersebut berada di Kabupaten Trenggalek, Bangkalan, Pamekasan, Sampang, Sumenep, Pacitan, Jember, Bondowoso, Probolinggo, dan Situbondo.

Sasaran program renovasi 10.000 unit rumah adalah masyarakat miskin yang tidak mampu melakukan perawatan terhadap rumahnya. Menurut data Pemprov Jawa Timur, saat ini ada 145.120 unit rumah tidak layak huni.

Untuk pelaksanaan program renovasi 10.000 unit rumah tersebut, pemerintah provinsi bekerja sama dengan pemerintah kabupaten dan pihak Kodam V Brawijaya. Pemerintah kabupaten yang akan melakukan survei rumah tidak layak huni. Sedangkan pihak Kodam V Brawijaya sebagai pelaksana di lapangan. Bedah rumah tersebut akan dilaunching serentak di sepuluh kabupaten pada 7 Mei 2009.

This entry was posted in Uncategorized. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s